RIZKI ITU…

Hari ini saya kembali beraktifitas di Rumah Sakit Dr. Soebandi setelah lima minggu sebelumnya siklus saya sebagai Dokter Muda di RSUD Dr. Soebandi Jember libur. Otak masih belum jalan dengan sempurna, tapi let it flow aja…nggak usah terlalu di force…right???

 

Siang hari saat pulang, saya bertemu dengan kakak angkatan saya di depan musholla…

“Assalamualaikum…” sapa saya, dan selanjutnya kami pun ada dalam obrolan seputar idul fitri sambil bermaaf-maafan, mumpung syawal belum berakhir.

Saya kemudian bertanya padanya tentang ujian neurologinya—kakak angkatan saya itu kebetulan sebelumnya masuk bagian neurologi—tentang pengujinya.

“ Oh, saya dengan dr. Y dek…antum?”

“Wah, enak mbak…dr. itu kan baik. Nilainya juga nggak pelit. Hmmm saya sama dokter X. Wah, kalau sama beliau itu…bisa lulus aja alhamdulillah…”

Dalam hati, saya kembali mengingat nilai neurologi saya yang meskipun lulus, namun membuat saya tak puas karena merupakan nilai batas terendah lulus. Sebenarnya saya berharap lebih dari itu, meski pada hari pertama ujian bisa dikatakan saya hanya bisa lancar di 1/3 bagian, namun di hari hari ujian yang dilanjutkan hingga seminggu kemudian, saya merasa yakin dengan penampilan saya di depan penguji saya.

 

“Ah, adek… rizki kan nggak kemana…” kata kakak angkatan saya itu tersenyum kemudian kami berpisah.

MasyaAllah…. Saya beristighfar dalam hati mengenai pemikiran saya sebelumnya…

‘De…kalau sudah rizkinya segitu ya…nggak akan kemana…nggak akan berkurang dan bertambah dengan siapapun kamu ujian…

ALLAH tidak akan mendzalimi hambaNya…’ hati saya berbisik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s