Akhirnya aku merasakannya…………..

Hmm…. Jangan berpikiran aneh aneh jika membaca judul tulisan ini…

Yang  kumaksud dengan “nya” disini  adalah nilai D alias tidak lulus…

Rasanya ???

 sakit….sebal…marah…nggak berdaya…. menyesalllll….

Dan semuanya bercampur aduk sehingga akhirnya mampu membuat ductus lacrimalisku mengeluarkan air matanya….

Hiks…hiks…hiks…

Dalam keadaan ini, aq jadi ingat, dulu di semester awal, ada seorang teman yang dating padaku dan mengeluh, kenapa nilainya hanya berkisar D dan C saja, dan maksimal A…

Saat itu, aq nggak bisa menjawab… hanya aku bilang kepadanya bahwa dia hebat!!!

Dia hebat karena dia mampu untuk menahan beban seperti itu dan tetap berjuang di semester-semester selanjutnya….

Aq juga bilang padanya, bahwa mungkin ALLAH memberikan nilai-nilai yang cukup bagus padaku (saat itu) karena aq nggak sekuat dia….

Hmmmm….

Dan kini aq diberiNya nilai itu….

Apakah aku hebat? Apakah aku sudah Kuat???

Tidak…

Aq merasa jika aq belum hebat, aku belum kuat…

Kenapa??/

karena aq masih saja menanyakan padaNya, mengapa aq diberiNya tamparan sekeras itu???

Karena aq masih saja terpuruk dalam kesedihanku akibat nilai itu….

Karena aq masih saja terpuruk dalam penyesalan akan usahaku yang mungkin kurang keras…..

Karena aq menjadi menyalahkan hal yang lain, meskipun aq tahu bahwa itu sebagian besar karena kesalahanku sendiri…

Karena aq masih saja memendam rasa iri pada orang lain yang mendapat nilai lebih bagus daripada aq sementara biasanya, keadaan itu berbalik.…

Dulu aq takut untuk mengatakan pada orang lain sebuah ayat yang terdapat dalam Qur’an yang menyatakan bahwa (kurang lebih karena aq nggak ingat surat dan ayatnya) belum dinyatakan orang itu beriman jika Allah belum mengujinya…

Aq selalu saja memohon padaNya untuk mengujiku dengan kenikmatanNya…

Sungguh permintaan yang egois…

Tetapi hal itu adalah manusiawi…

Dulu aq selalu berdo’a

“Ya Allah berilah aq yang terbaik….”(dengan tambahan berbagai criteria yang kusebut terbaik)

Karena ini telah terjadi, do’aku berubah…

“Ya Robbi semoga Engkau memberiku yang terbaik. Dan jika yang terbaik menurutMu itu tampak tidak menyenangkan bagiku, maka Lapangkanlah dadaku untuk mengikhlaskannya…”

Hmmm…mungkin dengan aq bisa melalui ujian kali ini (yang mungkin sebagian besar karena aq sendiri yang ‘njarak’ karena melakukan berbagai kemaksiatan baik mata, lidah, tangan kaki, hati, pikiran terhadapNya) aq bisa menjadi orang yang lebih tangguh…

Karena hal ini pula aq jadi memfavoritkan lagunya Gita Gutawa yang berjudul ‘Dengar’ yang disalah satu baitnya menyatakan

Bila hari ini tak seperti yang kau bayangkan…yang kau impikan..

Maka pejamkanlah kedua matamu lupakan apa yang terjadi…

……………………………………………………

Merentas asa yang ada tanpa henti……………

Jadi sedikit terhibur…….

2 thoughts on “Akhirnya aku merasakannya…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s